Bukan Rp26M, Batu Meteor Milik Pria di Tapteng Dihargai Rp200 jt

Bukan Rp26M, Batu Meteor Milik Pria di Tapteng Dihargai Rp200 jt
Seorang pria bernama Josua Hutagalung asal Kolang, Tapanuli Tengah dilaporkan mendadak kaya setelah batu meteor yang menghantam rumahnya pada Agustus 2020 lalu itu dibeli seharga Rp26 miliar.

Laporan itu datang media asing Daily Star yang menyebut bahwa batu meteor itu dibeli seorang dokter dan juga kolektor asal Indianapolis, Amerika Serikat bernama Jay Piatek.

Dalam laporan itu, disebutkan bahwa Piatek membeli batu tersebut seharga 1,4 juta poundsterling atau sekitar Rp26 miliar.

Namun, belakangan baru diketahui bahwa Josua membantah soal harga batu meteor yang diberitakan itu.

Kepada wartawan, Josua mengaku dibayar sebesar Rp200 juta oleh Jared Collins, seorang ahli meteorit yang berbasis di Bali.

Tidak hanya batu, Jared juga membeli seng atap rumah Josua yang bolong akibat jatuhnya batu tersebut seharga Rp14 juta.

Dengan demikian, Josua menerima uang total sebesar Rp214 juta dari Jared. Setelah itu, Jared mengirimkan batu beserta seng atap rumah Josua tersebut ke Piatek yang berada di Amerika Serikat.

Daily Star mengatakan bahwa batu hitam itu merupakan salah satu meteorit dari angkasa. Meteorit itu diklasifikasikan sebagai CM1 / 2 karbonan Chondrite, sebuah varietas meteroit yang sangat langka.

Menariknya, meteorit itu disebut mengandung unsur-unsur yang dapat memberi petunjuk mengenai asal-usul kehidupan.

Baca Juga : OPPO Pamerkan Smartphone dengan Layar Gulung Pertama di Dunia

#ligapoker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *