Dian Sastrowardoyo Andalkan Galaxy S20 Ultra untuk Konten saat WFH

Dian Sastrowardoyo

Tinggal di rumah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, tidak membuat Dian Sastrowardoyo berhenti menciptakan konten-konten menarik. Baik itu yang diunggah ke media sosial maupun foto yang rencananya akan ditampilkan sebagai sampul majalah.

Uniknya, Dian Sastrowardoyo membuat semua konten video maupun photoshoot untuk sampul majalah berbekal Galaxy S20 Ultra miliknya.

Sejumlah konten hasil karya Dian Sastrowardoyo bahkan diunggah ke akun Instagram, baik itu di feed maupun stories.

Salah satunya, lewat sebuah konten video yang diunggah di Instagram @therealDiSastr. Pemeran Cinta di film “Ada Apa Dengan Cinta?” ini hendak menyampaikan pesan positif kepada para pengikutnya. Namun, menurutnya, ada bagian lain dari kehidupan seorang public figure yang kadang juga rapuh atau merasa tidak baik-baik saja.

“Kalau hanya ditunjukkan yang bagus-bagus saja, itu tidak baik untuk komunitas, padahal sangat normal untuk merasa tidak baik-baik saja. Apalagi dengan kondisi tidak bisa keluar rumah. Di sini aku mencoba terbuka bahwa sebagian hidupku tidak semua happy,” kata Dian dalam sesi livestreaming bersama Samsung Indonesia, Rabu (20/5/2020).

Di video tersebut, dia menampilkan kondisi dirinya apa adanya. Misalnya ketika dia tengah merenung dan ada pula momen saat dia menangis yang terekam dalam video. Semuanya terekam apik dan sinematografi dramatis dalam video yang diunggah pada 2 Mei 2020.

Latar yang dipilih Dian Sastrowardoyo pun begitu indah, lengkap dengan detail benda-benda di rumahnya.

“Semuanya diproduksi di rumah, semuanya shoot sendiri dan aku yang men-shoot,” tuturnya.


Berbagai Fitur di Galaxy S20 Ultra

Dalam membuat kontennya, Dian pun menyebut gemar menggunakan fitur super steady versi terbaru.

“Saya sangat terbantu dengan fitur super steady 2.0 untuk transisi gambar, kalau tidak menggunakan fitur itu, mungkin orang nontonnya tidak nyaman,” katanya.

Dian Sastrowardoyo pun berbekal tripod untuk membantunya mengambil gambar. Sebelumnya, dia sudah memilih sudut mana yang kira-kira akan diambil gambarnya.

Selama membuat video ini, Dian dibantu Benny Lim yang juga tim Galaxy. Dian pun harus merelakan waktu tidurnya untuk bisa mengambil latar cahaya yang dibutuhkan.

“Syutingnya selama lima hari, jadi kalau kurang stok, harus shoot lagi. Biasanya syuting dilakukan dari setelah sahur hingga pukul 10 pagi karena saat itu kondisi rumah sepi dan yang lain masih tidur,” ujarnya.

Dian pun mengatakan, salah satu hal penting dalam membuat konten adalah mengetahui tiap sudut rumah yang akan dijadikan latar dan memperkuat story telling agar pesan yang disampaikan sampai ke penonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *