Huawei akan Penuhi Standar Keamanan 5G Jerman

Huawei akan Penuhi Standar Keamanan 5G Jerman

                      LigaPoker – Huawei yakin bisa memenuhi syarat keamanan yang akan ditetapkan oleh Jerman untuk jaringan seluler generasi kelima, 5G. Kepala Teknologi Huawei Jerman Werner Haas mengungkap perusahaan optimis dapat memenuhi yang dibutuhkan oleh pemerintah Jerman.

“Kami mengharapkan ada solusi keamanan yang baik dan kami tidak ragu bahwa kami akan memenuhinya,” kata Haas kepada wartawan di Berlin, dikutip dari Reuters.

Pemerintah Jerman dan pengawas cyber akan mengasah kriteria keamanan yang harus dipenuhi oleh vendor seperti Huawei untuk mendapatkan sertifikasi.

Jerman baru saja menyelesaikan lelang spektrum 5G senilai 6,5 miliar euro atau setara dengan US$ 7,4 miliar. Mereka akan memberikan ruang bagi Huawei serta saingannya Ericsson dan Nokia untuk bersaing memperebutkan miliaran Euro dalam kesepakatan.

Jerman, merupakan ekonomi terbesar di Eropa. Pemerintah dan regulator Jerman telah melakukan perdebatan panjang dan menolak ajakan Amerika Serikat untuk ‘membuang’ Huawei dengan alasan keamanan nasional.

Sebagai gantinya, mereka telah menetapkan level playing field untuk semua vendor asing. Pemerintah mengharuskan mereka untuk memenuhi kriteria teknis utama seperti enkripsi kuat informasi sensitif, atau apakah jaringan cukup kuat untuk menahan sabotase.

Kriteria teknis ini masih disempurnakan. Persyaratan lebih lanjut bagi vendor untuk dianggap ‘dapat dipercaya’ dam untuk memenangkan sertifikasi juga sedang dibahas. Semua dokumen ini akan diajukan oleh Menteri Ekonomi Peter Altmaier di China minggu lalu.

Salah satu kekhawatiran negara Barat adalah undang-undang intelijen China yang mewajibkan warga negara dan perusahaan untuk membantu negara dalam penyelidikan spionase.

Pendiri Huawei Ren mengatakan bahwa tidak ada undang-undang yang mewajibkan perusahaannya untuk memasang apa yang disebut backdoors yang dapat digunakan untuk memata-matai.

Haas mengatakan Huawei, yang memiliki hubungan pemasok lama dengan Deutsche Telekom, Vodafone dan Telefonica Deutschland, sudah terkenal di Jerman sebagai mitra yang aman dan andal.

 Dia juga mendorong kembali terhadap pernyataan AS bahwa backdoor di jaringan adalah masalah. Sebaliknya, katanya, sangat penting bagi vendor dan operator untuk memastikan bahwa miliaran perangkat dan sensor yang akan terhubung ke Internet of Things disebut aman.

“Itu adalah tantangan terbesar,” kata Haas.

Sementara itu, Amerika Serikat masih menargetkan Huawei sebagai bagian dari upayanya yang lebih luas untuk menyeimbangkan kembali perdagangan dengan China.

Pemerintah AS memberlakukan kontrol ekspor pada Huawei bulan lalu. Langkah itu telah memaksa pemasok utama dari Barat, seperti ARM perancang chip yang berbasis di Inggris, untuk menghentikan pengiriman.