Ledakan Sonik saat Jet Tempur Cegat Pesawat Bikin Panik London

Para warga London dan South East, Inggris, dibuat panik pada Minggu (1/12/2019) dini hari oleh ledakan keras. Polisi mengatakan itu adalah ledakan sonik yang disebabkan oleh jet tempur Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) saat mencegat sebuah pesawat yang hilang komunikasi.

Dua jet tempur Typhoon dilesatkan dari RAF Coningsby di Lincolnshire tak lama setelah pukul 04.OO pagi untuk mengintersepsi pesawat yang tidak responsif yang kehilangan komunikasi.

Lesatan dua jet tempur itu menyebabkan suara seperti ledakan yang terdengar di seluruh bagian South East, yang mendorong sebagian besar anggota masyarakat menghubungi Hertfordshire Fire and Rescue (HFR).

Orang-orang yang tinggal di Essex, London, Cambridge dan Stevenage berbagi keluhan di Twitter bahwa mereka telah dibangunkan oleh kebisingan.

“Dua pesawat tempur Typhoon dari RAF Coningsby dikerahkan pada pukul 04.09 pagi ini, sebagai bagian dari prosedur peringatan reaksi cepat Inggris, setelah sebuah pesawat kehilangan komunikasi di wilayah udara Inggris,”kata RAF melalui seorang juru bicara, sebagaimana dikutip The Independent.

“Pesawat dicegat dan komunikasinya kemudian dibangun kembali. Typhoon kembali ke markas mereka,” lanjut RAF.

Polisi Metropolitan London juga mengonfirmasi ledakan sonik yang membuat panik warga. “Ledakan keras yang terdengar di seluruh London utara dan sekitarnya adalah hasil ledakan sonik dari pesawat RAF. Tidak ada alasan untuk khawatir,” bunyi pernyataan polisi.

Seorang warga bernama Andrew Holding berbagi rekaman video di Twitter tentang ledakan keras yang dia rekam di Cambridge, tempat ia dibangunkan oleh suara bising. Warga lain, Kiran Topman, juga membagikan rekaman dari barat laut London.

Ledakan sonik disebabkan ketika jet tempur mendekati kecepatan suara atau sekitar 768 mph. Tekanan udara, yang menumpuk di kebisingan pesawat, menghasilkan “petir” yang bergerak di jarak yang sangat jauh setelah jet tempur melesat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *