Pemkot Bekasi Subsidi Transpatriot Rp 2,5 Miliar di 2020

Pemkot Bekasi mengalokasikan dana sebesar Rp 2,5 miliar kepada perusahaan yang pengelola Transpatriot, PD Mitra Patriot pada tahun 2020. Dana ini dipakai mensubsidi tiket penumpang angkutan massal milik pemerintah daerah tersebut.

Humas PD Mitra Patriot, Iqbal Daut mengatakan, operasional Transpatriot dalam sebulan mencapai Rp 600 juta. Sedangkan, penghasilan dari tiket tidak mampu menutup beban operasional tersebut, sehingga dibutuhkan subsidi dari APBD.

“Saat ini penghasilan tiket dari Januari sampe Oktober 1.421.134.000, biaya operasional perbulan Rp 600 juta,” katanya di Bekasi, Rabu (5/12).

Jika dikorelasikan dengan operasional, maka selama itu pengeluaran mencapai Rp 6 miliar. Artinya pendapatan dari tiket masih minus Rp 4,6 miliar dari beban operasional.

Sesuai peraturan daerah, Iqbal mengungkapkan, subsidi yang diberikan Pemerintah Kota Bekasi kepada PDMP Rp 5 miliar pertahun. Karena itu, dimungkinkan bakal ada penambahan subsidi lagi di APBD Perubahan 2020 mendatang.

“Skema subdisi yaitu pemerintah ke PDMP 65 persen dari biaya operasional, sedangkan 35 persen dari pendapatan tiket,” ujarnya.

Ia mengatakan, koridor yang mendapatkan subsidi dari pemerintah adalah trayek Terminal Bekasi-Harapan Indah via Jalan Joyomartono-Cutmutia-Ahmad Yani, dan trayek Terminal Bekasi Jalan Cut Mutia-Ahmad Yani dengan jumlah armada sembilan unit.

“Prinsipnya, Transpatriot sedang meningkatkan kemandirian operasional yang masih cukup berat dengan tarif rendah Rp 4.000,” jelasnya.

Adapun koridor Sumber Artha-Wisma Asri dan Bantargebang-Summarecon Bekasi, kata dia, belum ada rencana memberikan subdisi dengan harga tiket tarif bawah Rp 5.500 dan tarif atas Rp 11.500. Operasional di koridor tersebut dikerja samakan dengan pihak ketiga.

“Koridor ini masih berjalan baik, terus dilaksanakan dan masih komitmen tanpa subsidi,” tutup Iqbal. [fik]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *