Perbedaan Antara Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan

Perbedaan Antara Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan
Perbedaan Antara Hand Sanitizer dan Sabun Cuci Tangan – Di tengah pandemi virus Corona yang menyebar di seluruh dunia, hand sanitizer kini telah menjadi barang yang langka. Masyarakat ramai-ramai berbondong membeli hand sanitizer bahkan menimbunnya untuk dijual kembali dengan harga yang jauh lebih mahal.
Alasannya, hand sanitizer dianggap menjadi produk kebersihan yang mampu membersihkan tangan ketika kita tengah berada di luar rumah atau sedang melakukan aktivitas yang tidak memungkinkan kita untuk mencuci tangan dengan sabun dan air.
Ya, hand sanitizer memang bisa menjadi alternatif pembersih tangan yang efektif. Namun, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Kyoto Profectural University of Medicine Jepang, mencuci tangan dengan sabun jauh lebih efektif daripada hanya menggunakan hand sanitizer.
Ilustrasi Hand Sanitizer
“Hand sanitizer mampu membunuh bakteri tetapi tidak akan membuatnya menghilang dari tangan Anda. Yang seharusnya dilakukan adalah mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun cuci tangan selama 20 detik,” tutur dermatopatologis Gretchen Frieling, MD, seperti dikutip dari Harper’s Bazaar.
Sesuai dengan fungsinya sebagai pengganti sabun cuci tangan, hand sanitizer sebaiknya hanya digunakan saat kita tengah berada di luar rumah atau dalam kondisi darurat tanpa adanya sabun cuci tangan dan air. Hand sanitizer yang mengandung sekitar 60 persen alkohol berpotensi untuk merusak kulit bila terlalu sering dipakai berlebihan.
SQ- Ilustrasi cuci tangan
Sementara itu, apabila kita sedang berada di rumah dan memiliki akses mudah untuk mencuci tangan dengan sabun dan air, sebaiknya tidak perlu menggunakan hand sanitizer. Menurut badan kesehatan Amerika Serikat Centers for Disease Control and Prevention (CDC), cara terbaik untuk menghilangkan seluruh kuman dan bakteri pada tangan adalah dengan mencuci tangan memakai sabun cuci tangan dan air.
“Sabun dan air selalu menjadi cara terbaik untuk membersihkan tangan Anda. Di rumah, Anda seharusnya menggunakan sabun dan air untuk mencuci tangan, sedangkan hand sanitizer berbasis alkohol berguna ketika sabun dan air tidak tersedia,” ujar Graham Snyder, MD dari University of Pittsburgh Medical Center Amerika Serikat.
Ilustrasi Cuci Tangan
Ilustrasi Cuci Tangan. Foto: Shutter Stock
Niket Sonpal, MD, ahli penyakit dalam dan pencernaan yang berbasis di New York, menekankan pentingnya untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir ketimbang menggunakan hand sanitizer. Apalagi, bila kita akan menyentuh makanan atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan makanan.
“Menggunakan hand sanitizer sebelum menyentuh makanan tidak akan mengurangi efek membunuh virus. Maka dari itu Anda harus segera mencuci tangan dengan sabun setelah menggunakan hand sanitizer untuk menghilangkan zat kimia dan wewangian yang menempel di tangan,” tutur dokter yang menjabat sebagai Associate Program Director di Brookdale University Hospital and Medical Center Amerika Serikat itu.
Namun, bila Anda sedang tidak berada di dekat sumber air dan tak bisa mencuci tangan dengan sabun, ia memperbolehkan penggunaan sanitizer. Tetapi pastikan, hand sanitizer harus mengering sempurna sebelum menyentuh makanan.

Baca juga : Kasus Corona di China Memburuk Imbas Luar negara

#LigaPoker

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *