PUPR Bangun 984 KM Jalan Desa Sepanjang 2018

PUPR Bangun 984 KM Jalan Desa Sepanjang 2018

                          LigaPoker – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun 984,99 kilometer (KM) jalan desa di sepanjang tahun lalu. Untuk membangun jalan tersebut, Kementerian PUPR menggelontorkan dana sebesar Rp447,69 miliar.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga menuturkan jalan desa tersebut dibangun di 2.351 desa. Pembangunan jalan desa sendiri dilaksanakan melalui program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Program ini menyasar pembangunan infrastruktur dasar dalam skala wilayah yang bertujuan meningkatkan kualitas sosial ekonomi wilayah.

“Jadi untuk kegiatan ekonomi masyarakat kurangnya apa? Misalnya, infrastruktur transportasi jalan desa, bisa juga air bersih, atau sanitasi. Itu bergantung kesepakatan masyarakat, namun kebanyakan mereka ingin dibangunkan jalan desa,” katanya di Kementerian PUPR, Jumat (1/3).

Tahun lalu, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp540 miliar untuk program PISEW. Dari jumlah tersebut, mayoritas digunakan untuk pembangunan jalan sebesar 84,99 persen dari total pendanaan atau Rp447,69 miliar. 

Sedang sisanya, digunakan untuk pembangunan irigasi sebesar Rp23 miliar atau 4,37 persen, jembatan sebesar Rp15,49 miliar atau 2,94 persen, air bersih sebesar Rp7,06 miliar atau 1,34 persen, sanitasi sebesar Rp1,67 miliar atau 0,32 persen, tambatan perahu sebesar Rp5,41 miliar atau 1,03 persen, dan ekonomi lainnya sebesar Rp26,44 miliar atau 5,02 persen.

PUPR Bangun 984 KM Jalan Desa Sepanjang 2018
PUPR Bangun 984 KM Jalan Desa Sepanjang 2018

Tahun ini, pemerintah kembali mengganggarkan dana PISEW sebesar Rp540 miliar untuk pembangunan di 2.309 desa.

Danis mengatakan dalam pembangunan jalan desa Kementerian PUPR bekerja sama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT). Pembangunan jalan desa lewat program PISEW ini terpisah dengan program pembangunan jalan desa oleh Kemendes yang menggunakan dana desa.

“Setelah ada dana desa, pembangunan jalan desa melalui PISEW juga masih jalan,” jelasnya.

Ia mengklaim pembangunan di desa tersebut berhasil menyerap tenaga kerja di desa. Sejak dilangsungkannya program PISEW pada 2016 lalu, program ini berhasil menyerap 8.422 orang dengan rerata jumlah upah yang diterima sebesar Rp100 ribu orang per hari.