Rekap Suara Luar Negeri 74 Persen, Jokowi-Ma’ruf Masih Unggul

Rekap Suara Luar Negeri 74 Persen, Jokowi-Ma'ruf Masih Unggul

 Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) -Ma’ruf Amin masih unggul dalam perolehan suara Pilpres 2019 di luar negeri.

Hal itu diketahui dari Rapat Pleno Rekapitulasi Nasional Pemilu Luar Negeri Tahun 2019 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hingga ditutup pada Kamis (9/5) malam, Jokowi Ma’ruf mendapatkan 74,19 persen dari total suara sah 701.601, yakni 520.485. Sementara Prabowo-Sandi hanya memperoleh 25,81 persen atau 181.116 suara.

Jumlah tersebut merupakan hasil rekapitulasi 129 dari 130 wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Pemilu 2019. 

Jokowi-Ma’ruf menang di 114 PPLN, sedangkan Prabowo-Sandi di 14 PPLN. 

Sementara itu di PPLN Tunis, dua paslon peserta Pilpres 2019 itu mendapat suara dengan jumlah yang sama.

Satu PPLN lainnya, Kuala Lumpur, belum selesai direkapitulasi karena masih menunggu hasil pemungutan suara ulang. KPU memastikan suara di Kuala Lumpur bakal direkapitulasi pada 17 Mei mendatang.

Komisioner KPU Evi Novida Ginting menyampaikan pengesahan masih menunggu pemungutan suara di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Belum selesai karena masih ada Malaysia yang belum kita lakukan rekapitulasinya. Jadi baru 129 ya, minus Kuala Lumpur,” kata Evi di Kantor KPU, Jakarta, Kamis (9/5) malam.

Nantinya, ketika suara dari semua PPLN telah disahkan, maka akan dimasukkan ke daerah pemilihan (Dapil) Jakarta 2. Dapil ini mencakup Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, dan luar negeri.

Sebenarnya peluang menang di luar negeri masih dimiliki Prabowo-Sandi. Sebab jumlah pemilih di Kuala Lumpur tercatat ada 558.873 orang atau setara dengan 26,79 persen dari total pemilih di luar negeri.

Prabowo-Sandi masih punya peluang jika mampu meraup minimal 60,72 persen suara dan semua pemilih menggunakan hak suara.

Namun, dalam rekapitulasi di Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), Jokowi-Ma’ruf unggul di Kuala Lumpur dengan 59,52 persen. Sementara Prabowo-Sandi hanya 40,48 persen.

Angka itu merupakan hasil di 298 dari 489 TPS di PPLN Kuala Lumpur.