Rekomendasi Tempat Makan Enak dan Khas Bali di Ubud

Rekomendasi Tempat Makan Enak dan Khas Bali di Ubud

               LigaPoker –  Bali bukan cuma Denpasar, Gianyar, Kuta dan Sanur. Ubud yang menghadirkan alam alami Bali yang tak melulu cuma pantai kini banyak diincar.  Ubud yang didominasi sawah ini juga punya banyak makanan yang enak. Jika Denpasar punya banyak makanan berselera internasional, maka Ubud yang terkenal dengan wisata alamnya punya banyak makanan tradisional.

“Kalau dibilang makanan tradisional dengan khas dan taste asli Bali, rata-rata kebanyakan warung sudah tidak punya rasa asli,” kata I Komang Puriana, pemandu wisata lokal Ubud kepada CNNIndonesia.combeberapa waktu lalu.

“Kalau Balinese food itu rasanya sangat pedas, banyak pakai cabai dan lada. Tapi kebanyakan makanan di sini sudah disesuaikan juga dengan lidah tamu.”

Jika Anda punya rencana untuk berkunjung ke Ubud, Bali, maka pria yang dipanggil Bli Puriana ini memberikan beberapa rekomendasi wisata kuliner dan makan enak di Ubud.

1. Warung Babi Guling Ibu Oka

“Waktu paling enak berkunjung ke warung ini adalah di pagi hari,” kata Puriana.

“Tamu bisa lihat bagaimana proses pembuatan babi gulingnya, bagaimana mereka masak dan lainnya. Seru.” Warung ini berlokasi di seberang Ubud Royal Palace dan menempati warung yang tak terlalu besar. Namun ini tak membuat warung ini sepi. Sebaliknya, warung ini justru sangat ramai dikunjungi tamu.

Seporsi nasi babi guling ini disajikan dalam piring rotan lengkap dengan nasi putih, lawar, daging babi panggang, dan juga kulit babi.

Babi Guling Bu Oka menjadi salah satu warung rekomendasi yang sangat populer di Ubud.

 

2. Ayam Betutu Pak Sanur

Seperti namanya, warung pak Sanur menawarkan makanan khasnya yaitu ayam betutu.  Lokasinya berada di Ubud center. Seporsi ayam betutu ini disajikan lengkap dengan nasi, ayam betutu, usus goreng, kacang tanah, sayur tumis, dan sambal.

Salah satu keistimewaan ayam betutu ini terletak pada daging ayamnya yang sangat lembut. Bumbunya pun meresap sempurna ke dalam daging ayamnya. Tak heran, untuk menghasilkan ayam betutu nikmat ini, ayam harus dimasak selama 12 jam dengan api yang kecil. Warung ini bukanlah warung baru. Sebenarnya warung ini sudah dibuka sejak 1986.

Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku

3. Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku
Sama seperti Babi Guling bu Oka, nasi ayam kedewatan ibu Mangku ini juga tak kalah populer di antara pelancong yang dayang ke Ubud.

Di warung ini Anda bisa merasakan nikmatnya nasi ayam. Sederhana? jangan salah. Meski terkesan sederhana dan hanya berisi nasi, ayam bumbu, telur rebus, sate lilit, dan aneka sayur khas, serta kacang goreng, nasi ayam ini tak boleh dilewatkan.

Dengan rasa yang dominan pedas, nasi ayam pun cita rasa yang full bumbu dan rempah.

Cita rasa nasi ayam ini didominasi dengan rasa pedas. jadi cocok buat Anda yang cinta pedas.

4. Bebek betutu Pak Rimpin
Berbeda dengan ayam betutu, bebek betutu lebih sulit dan rumit untuk dibuat setiap hari. Oleh karenanya, jarang dijual setiap hari.

Hanya saja jika Anda ingin menikmati seporsi bebek betutu, Anda bisa datang ke warung bebek betutu pak Rimpin.

Warung ini sudah ada sejak 1975. Tak heran jika warung bebek betutu ini sudah punya banyak pelanggan.

Hanya saja, jangan kesiangan untuk datang ke warung ini karena dijamin Anda bakal kehabisan bebeknya.

Bebek betutu Pak Rimpin

“Bebek betutu pak Rimpin ini dibuat selama 12 jam. Dipanggang dalam api selama 12 jam,” ucap Puriana.

Selain bebek dan ayam betutu atau babi guling, kunjungan di Ubud juga belum lengkap kalau tak menikmati kuliner lainnya.

“Ada bubur Bali. Buburnya sehat dengan tambahan sayuran dan kuah kaldu,” katanya.

“Kalau mau makan itu ada yang jual di Pejeng Night Market, Ubud.”

Selain bubur Bali, Anda juga bisa menikmati tipat cangkok yang khas. Tipat berarti ketupat.

“Tipat ini biasanya ada saat pesta pernikahan untuk melambangkan kesuburan.”

Tipat cangkok ini biasanya disajikan dengan tambahan saus kacang, irisan kacang panjang, tauge, terong, dan mentimun. Semua ini kemudian diberi siraman saus kacang yang terbuat dari kacang halis, pasta udang, gula, air asam, bawang putih, dan air. Semuanya pun diaduk menjadi satu seperti halnya gado-gado atau ketoprak di Jakarta.