Samsung Akan Rilis Smartphone Galaxy S Terbaru di Januari 2021?

Samsung Akan Rilis Smartphone Galaxy S Terbaru di Januari 2021?
Ketika sudah jadi tradisi untuk Samsung merilis smartphone andalannya yakni Galaxy S di Februari, nampaknya tahun depan hal tersebut akan berubah. Pasalnya, dalam rumor terbaru disebut bahwa perusahaan asal Korea Selatan tersebut akan merilis flagship terbarunya di Januari 2021.

Berdasarkan pantauan leaker OnLeaks yang dikutip Phone Arena, model standar dari smartphone yang mungkin akan diberi nama Samsung Galaxy S21 ini adalah layar datar 6,2 inci dengan lubang kamera depan. Sementara varian Ultranya akan memiliki layar melengkung dengan bentang layar antara 6,7 hingga 6,9 inci.

Berdasarkan rumor yang diungkap Android Central, akan ada tiga model Galaxy S terbaru. Ketiganya adalah varian standar, Plus, dan Ultra. Varian Ultra akan membawa S-Pen, namun tidak diberi slot khusus seperti di Galaxy Note.

Di varian Ultra akan ada tonjolan kamera yang lebih besar dari saat ini, dengan modul kamera yang lebih besar.

Perilisan yang lebih maju ini adalah strategi Samsung untuk merilis smartphone terbaiknya di jangka waktu yang dekat dengan perilisan iPhone 12, yang disebut akan mendapatkan perilisan hingga awal tahun depan. Ini adalah cara Samsung ‘menyusul’ Apple dengan memberi gadget tandingan yang spesifikasinya tentu lebih canggih.

Kasus Baterai Samsung

Deretan smartphone flagship Samsung keluaran tahun lalu dan tahun ini tersandung sedikit masalah pada baterai.

Dilaporkan oleh Sam Mobile yang dikutip Phone Arena, indikator sisa baterai di smartphone tidak sesuai dengan jumlah baterai.

Hal ini membuat banyak smartphone yang mati sebeluym indikator menunjukkan baterai pada 0 persen. Nah, ternyata dari berbagai laporan, permasalahan utamanya adalah baterai smartphone ternyata cepat terkuras hingga 5 persen lebih cepat.

Menurut laporan pengguna Reddit yang merupakan pengguna Samsung S20 Ultra, ketika baterai telah mencapai 15 persen, smartphone akan sangat cepat mati.

Bahkan ketika mencapai 6 persen, di menit selanjutnya smartphone sudah mati. Tentu itu adalah hal yang aneh untuk smartphone dengan kapasitas baterai di atas 4.000mAh.

Sejauh ini, Samsung dilaporkan belum mengambil tindakan atas permasalahan ini. Namun hal ini tentu bisa diselesaikan dengan mudah hanya dengan pembaruan software.

Baca Juga : Video Call Tak Diangkat Nathalie Holscher, Sule : Kamu Berubah

#ligapoker