Solskjaer Temukan Sosok Pemain Pendukung Trio Mematikan MU

Solskjaer Temukan Sosok Pemain Pendukung Trio Mematikan MU

Manchester United (MU) sudah kembali ke jalur kemenangan usai menang telak 4-1 atas Newcastle United. Dan bukan hanya hasil, penampilan MU memberi manajer Ole Gunnar Solskjaer beberapa opsi baru.

Ini terkait dengan tiga penyerang MU yang menjelma jadi kekuatan yang tak terbendung. Mereka adalah Marcus Rashford, Mason Greenwood, dan Anthony Martial.

Dengan permainan yang sesuai dan ruang yang tersedia, mereka bisa jadi pemain mematikan. Dengan permainan kombinasi mereka yang meningkat, sang manajer Ole Gunnar Solskjaer bisa memanfaatkannya.

Tapi, kecepatan bukanlah satu-satunya jawaban dalam sepakbola. Kadang-kadang memperlambat permainan dapat bekerja dengan baik, serta memungkinkan untuk jeda saat situasi permainan jadi panik.

Kemudian ada saat-saat ketika tiga penyerang pilihan pertama MU tidak memiliki kondisi baik. Karena itu Solskjaer harus menemukan alternatif, sesuatu yang tampaknya tidak dia miliki menjelang akhir musim lalu, ketika kelelahan melanda Rashford, Greenwood, dan Martial.


Penawar Sempurna

Tapi sekarang sepertinya jawabannya selalu ada untuk Solskjaer. sosok Juan Mata memiliki penawar yang sempurna untuk kecepatan dan kemarahan dari tiga penyerang.

Juan Mata menikmati kebangkitan yang tak terduga. Mata sangat bagus menempati sayap kanan di Newcastle. Dia bisa bergabung dengan Bruno Fernandes dan kemudian Donny van de Beek ketika dia muncul dari bangku cadangan.


Ringankan Beban

Mata memberi MU opsi kreatif lain, meringankan beban Fernandes. Pergerakannya membantu Daniel James dan Rashford untuk menemukan ruang.

Solskjaer menginginkan pemain sayap kanan lain musim panas ini, tetapi targetnya hanya memperkuat kebutuhannya akan kecepatan. Jadon Sancho dan Ousmane Dembele akan membuat serangan MU begitu kuat.


Kurang Dimanfaatkan

Tetapi itu tidak selalu menjadi jawabannya. MU membutuhkan alternatif dalam skuat dan Mata menyediakan itu.

Penampilannya di Piala Carabao saat menang di Luton dan Brighton dan sekarang di Newcastle menunjukkan dia kurang dimanfaatkan oleh Solskjaer sejak Februari.


Butuh Kreativitas

Akan ada permainan yang terlalu cepat dan terlalu kacau untuk dipengaruhi Mata. Namun, ketika MU membutuhkan kreativitas ekstra, atau pendekatan kecepatan, Mata membuktikan bahwa dia masih bisa menjadi pemain yang sangat efektif.