Tiga Suspek Corona di Depok Meninggal, Satu Positif

Tiga Suspek Corona di Depok Meninggal, Satu Positif

Tiga suspek corona meninggal berasal dari warga Kota Depok dan di duga karena virus korona. Baru satu dinyatakan positif, sisanya menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Kemenkes.

Tiga korban terdiri dari seorang dosen Universitas Indonesia (UI), seorang warga Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok yang baru pulang dari London Inggris. Kemudian, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Depok.

Keterangan yang diperoleh di lokasi Rabu (25/3), dosen UI meninggal seusai menjenguk seorang kerabat yang dirawat di RSPAD, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.  Sedangkan korban yang kedua, meninggal sepulang dari London, Inggris.

Sepulang dari London, Inggris lelaki tersebut tiba-tiba mengeluhkan dadanya sakit dan nyesak seperti wabah virus korona yang sedang melanda dunia.

“Korban dinas luar ke London, beliau baru pulang dua minggu lalu, ” kata salah satu ASN Kota Depok yang enggan disebut namanya kepada Media Indonesia, Rabu (25/3).

Mengetahui gelaja itu, kata ASN yang juga warga sekitar, kemudian korban dibawa keluarga ke puskesmas terdekat guna di diagnosa dan diobati. Darahnya juga diambil untuk diperiksa di Laboratorium.

Dan, berdasarkan uji Laboratorium, korban tersebut dinyatakan positif corona. Kemudian korban pun dirujuk ke rumah sakit di Jakarta.  “Saya tidak tahu dirujuk ke rumah sakit mana,” ujarnya.

Dikatakan, selama menjalani perawatan rumah sakit, warga sekitar tidak banyak mengetahui kondisi korban.

“Kami tahu setelah dapat kabar, beliau meninggal karena kena virus corona, ” katanya.

Tiga suspek corona Meninggal.

Sementara korban yang ketiga yaitu ASN Kota Depok berusia 40 tahun meninggal Rabu (25/3) pagi di salah satu Rumah Sakit di Kota Depok. Korban tersebut meninggal karena virus corona.

“Jenazah langsung disholatkan dan dimakamkan dipemakaman khusus penyakit menular di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cilodong, Kota Depok, ” kata Kepala bagian Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Kota Depok Eka Firdaus, Rabu (25/3).

Terkait ini, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease Kota Depok, Dadang Wihana mengakui ada tiga orang meninggal. Tapi baru satu orang korban yang dinyatakan positif corona. ” ASN yang meninggal pagi tadi yang kami catat positif korona, katanya.

Ia mengatakan khusus dua korban lainnya yang meninggal masih menunggu konfurmasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.  ” Kami belum terima konfirmasi.Kami masih menunggu hasil uji Laboratorium Kemenkes RI, ” kata Dadang

Selain menunggu uji Laboratorium, Dadang menambahkan, pihaknya juga sedang mencari data-data kedua korban apakah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau Orang Dalam Pemantauan (ODP), ” ujar Dadang.

Dadang menambahkan hingga pukul 16.00 WIB Rabu (25/3) pasien dalam pengawasan (PDP) 173 Orang, sembuh13 orang dan pasien dalam pengobatan 160 orang. Sedangkan orang dalam pemantauan(ODP) sebanyak 568 orang, negatif 187 orang. (OL-13)

Baca Juga : Kasus Positif Corona Bertambah Menjadi 790 Orang

#ligapoker