Viral! Nenek Ini Dijuluki ”Granny Unicorn” karena Punya Tanduk di Jidatnya

Viral! Nenek Ini Dijuluki ''Granny Unicorn'' karena Punya Tanduk di Jidatnya

Berita Terkini –MASIH menjadi misteri kebenaran akan adanya unicorn di dunia ini. Kuda bertanduk tersebut diyakini memiliki keistimewaan yaitu bisa membuat siapa pun awet muda. Mitos tersebut banyak dipercaya masyarakat.

Namun, bentuk asli unicorn sebetulnya belum ada yang tahu. Ada yang menyebutkan bahwa hewan tersebut berwarna hitam atau putih. Tapi, banyak juga yang percaya kalau kuda unicorn itu warnanya seperti pelangi.

Nah, meski masih menjadi mitos, keberadaan unircon ternyata adanya di China. Tidak secara jelas, tetapi unicorn di China adalah seorang nenek tua berusia 87 tahun. Kenapa akhirnya nenek itu dijuluki Granny Unicorn?

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (3/10/2017), nenek itu diketahui bernama Liang Xiuzheng. Kondisi yang ganjal membuat tanduk tumbuh di dahinya. Tidak kecil, tanduk yang muncul di jidat nenek Liang berukuran besar dan keras.

Diceritakan, awalnya tanduk tersebut berupa tahi lalat. Menurut Liang, kemunculan tahi lalat itu terjadi pada 11 tahun yang lalu. Saat itu, tahi lalat muncul tiba-tiba di keningnya. Namun, tidak seperti tahi lalat biasanya, titik hitam itu beberapa kali memunculkan rasa nyeri dan gatal.

Karena sudah sangat menggangu, akhirnya pihak keluarga membawa nenek Liang ke ahli medis. Diberikannya obat herbal untuk mengobati rasa gatal dan nyeri di tahi lalat tersebut.

Namun, siapa sangka kalau akhirnya lama kelamaan tahi lalat itu membesar dan terbelah dua. Setelah terbelah, barulah muncul tanduk tersebut.

Dikabarkan, pada awal kemunculan, tanduk tersebut hanya bertahan sebesar kelingking. Tapi, seperti tumbuh subur, tanduk itu malah membesar dan mengeras.

Sampai akhirnya nenek Liang harus berurusan dengan dokter lagi. Setelah pemeriksaan panjang, diketahui bahwa tanduk tersebut merupakan tanduk kutaneous. Dokter menjelaskan bahwa tanduk tersebut bisa diangkat dengan aman, tapi tergantung dari kondisi fisik pasiennya.

Karena khawatir dengan kondisi nenek Liang, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk memgangkat tanduk tersebut. Sebab, salah satu risiko kesehatan yaitu kanker bisa saja muncul jika dibiarkan terus menerus.

Sementara itu, akun Instagram @fakta.zone membagikan cerita ini dan mendapat respon yang cukup menggelikan. Salah satu netizen @nnnn_52 menuliskan komentar, “itu tanduk apa taik?” Kemudian, akun @frlandrn_ juga sependapat dengan @nnnn_52. “Kenapa nggak dijuluki manusia tahi?”